Plastik ada di mana-mana! Kita menemukan plastik di mana-mana, dari mainan hingga botol air hingga kemasan makanan. Plastik adalah barang yang kita gunakan hampir setiap hari tanpa banyak memikirkannya. Tapi tahukah Anda bahwa sampah juga bisa berupa potongan kecil plastik — bahkan lebih kecil daripada yang bisa Anda lihat terkadang — yang dapat masuk ke lautan kita?
Bagian plastik yang sangat kecil itu dikenal sebagai mikroplastik. Mereka merupakan masalah besar bagi lingkungan kita, serta merugikan banyak makhluk hidup di lautan. Makhluk laut, seperti ikan dan penyu, bisa mengunyah mikroplastik ini seolah-olah itu adalah makanan, membayangkan bahwa itu adalah makanan lezat. Namun, ketika perut mereka penuh dengan mikroplastik, mereka bisa menjadi sangat sakit bahkan hingga meninggal. Plastik tersebut kemudian dapat terurai menjadi partikel yang lebih kecil yang bisa berbahaya bagi laut dan penghuninya.
Mengkaji dampak mikroplastik terhadap samudra kita dan fauna laut yang tinggal di sana adalah tugas yang melelahkan bagi para ilmuwan. Mereka ingin mengetahui bagaimana partikel plastik kecil ini masuk ke air dan bagaimana cara mencegah hal itu terjadi. Lebih banyak contoh sedang diuji, seperti menggunakan langkah-langkah berbeda untuk mencegah plastik mencapai samudra kita, misalnya dengan mengubah penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak orang percaya bahwa daur ulang dapat membantu mengurangi jumlah plastik di lautan kita. Daur ulang berarti mengambil produk plastik lama dan membuatnya menjadi produk baru daripada membuangnya. Namun, daur ulang tidak selalu menjadi jawaban. Plastik hanya bisa didaur ulang sejumlah kali terbatas sebelum tidak dapat digunakan lagi. Jadi, tidak peduli seberapa baik kita mendaur ulang, sedikit sampah plastik harus dihasilkan. Selain itu, beberapa barang plastik — seperti wadah atau kantong tertentu — tidak dapat didaur ulang sama sekali, yang membuat situasi semakin buruk.

Mikroplastik terdiri dari berbagai jenis plastik. Beberapa jenis plastik lebih mudah terurai dibandingkan yang lain. Ini berarti mikroplastik dapat bertahan dalam lingkungan kita selama waktu yang sangat lama. Mereka bisa mengapung di air atau menetap di dasar laut, mengganggu habitat dan hewan-hewan yang tinggal di sana. Semakin lama mereka berada di sana, semakin besar kerusakan yang mungkin mereka timbulkan.

Tidak hanya mikroplastik membawa ancaman bagi lingkungan, tetapi juga dapat berbahaya bagi hewan dan manusia. Plastik dan Kesehatan Hewan Ketika hewan memakan plastik, hal itu bisa membuat mereka sakit. Kadang-kadang, mikroplastik naik ke rantai makanan." Ini berarti bahwa jika ikan yang lebih besar memakan ikan kecil yang telah memakan mikroplastik, ikan yang lebih besar tersebut juga bisa jatuh sakit. Dalam beberapa kasus, mikroplastik juga mencapai meja kita ketika kita mengonsumsi hasil laut, dan ini menjadi sangat penting bagi kesehatan kita juga.

Yuezheng berbicara dengan orang-orang untuk melihat bagaimana dia bisa membantu mengurangi limbah plastik di lautan kita. Kami memang percaya bahwa dunia adalah harta karun yang kaya akan plastik yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Kami juga membersihkan plastik yang ada di lautan, seperti dengan mengadakan kegiatan pembersihan pantai dan mendorong individu untuk mengurangi penggunaan plastik.
Hak Cipta © Yuezheng Plastic Color Masterbatch (Dongguan) Co., Ltd. Hak-hak Kekayaan Intelektual Dilindungi